Visi Misi PerDIK

Visi dan Misi Organisasi

Visi

Kami meyakini, bahwa ketidakadilan terhadap difabel merupakan inti atau akar dari semua permasalahan pengabaian mayoritas difabel di berbagai sektor kehidupan. Perlakuan tidak adil ini banyak didasarkan oleh cara pandang hegemonik medik (kesehatan) dalam memaknai diri atau tubuh seseorang yang kami sebut Politik Pencacatan. Akibatnya, cara pandang tersebut telah menyuburkan praktik keliru atau STIGMATISASI atas difabel. Stigma ini merupakan serangkaian proses yang mencakup: [1] labelisasi kecacatan, [2] stereotifikasi ketidakmampuan, [3] pemisahan berbasis kenormalan, dan [4] pengabaian hak-hak difabel.

Untuk melawan ketidakadilan tersebut, maka PerDIK mengambil peran menggerakkan kerja DESTIGMATISASI dan Pemberdayaan Politik Difabel di Indonesia. Destigmatisasi merupakan proses menanggalkan label kecacatan dalam diri disabilitas, melepaskan cap miring ‘sakit’ dan ‘tidak mampu’ atas diri difabel, merubuhkan benteng segregasi, dan menghapuskan praktik diskriminasi atas difabel.

Upaya destigmatisasi ini akan ditempuh dengan menggunakan skema pemberdayaan politk (empowerment) bagi difabel, atau kelompok difabel. Pemberdayaan akan diawali dengan menelaah aspek internal guna membangun kesadaran akan identitas kedifabelannya (power in), kapasitas teknis atau keterampilan individunya (power to), kemampuan bekerjasama, beraliansi dan berjejaring (power with) sampai kepada kemandirian difabel yang maksimal.

Misi

Sesuai visi pendiriannya, maka PERDIK mengembangkan misi sebagai berikut:

  • Melakukan penelitian atau kajian-kajian kritis sebagai dasar gerakan untuk menilai konteks yang dihadapi difabel dan jalan keluar berjangka pendek maupun panjang.
  • Melakukan penguatan dan pengembangan berbagai organisasi difabel tempatan untuk mandiri dan berkontribusi melakukan transformasi sosial;
  • Menyelenggarakan proses-proses pendidikan kritis bagi difabel dalam rangka mendorong pertumbuhan gerakan transformasi sosial;
  • Melaksanakan koordinasi dan mengembangkan jaringan dan kerjasama dengan berbagai fihak jaringan, dalam rangka menciptakan sinergi mendorong gerakan sosial menuju kesetaraan & kesejahteraan rakyat.