Rilis Perdik #2_Proses pendampingan Difabel Berhadapan dengan Hukum: Kasus Penganiayaan Andi Takdir Ketua PPDI Bone oleh Anggota Satpol PP Bone

Adili Penganiaya Ketua PPDI Bone
#SiaranPers – #AksiKamisanMakassar – #AksiKamisan – #UntukDisebarkan

AKSI KAMISAN MAKASSAR

KabarMakassar.com — Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bone, Andi Takdir (30), telah dianiaya sejumlah oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bone.

aksi kamisan

Yang sungguh memiriskan, pemukulan terhadap Takdir itu terjadi didepan anaknya yang masih berusia 4 tahun. Peristiwa pemukulan itu terjadi di Lapangan Merdeka Watampone, Sabtu 23 Desember 2017 malam lalu.

Mengutip rilis Pengurus Pusat Pergerakan Difabel Indonesia Untuk Kesetaraan (PerDIK) bertanggal 25 Desember 2017, pemukulan tersebut bermula saat Takdir memprotes tindakan sejumlah anggota Satpol PP Bone yang hendak membubarkan aktivitas menari yang dilakukan salah satu komunitas di Lapangan Merdeka Watampone.

Takdir yang kebetulan melihat aksi pengusiran itu, ikut membela. Namun sejumlah oknum Satpol PP datang mengerumuni Takdir. Lalu menendang dan memukuli bagian kepala Takdir.

Berdasarkan hal itulah kami dari Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) bersama Amnesty Internasional Indonesia dan sejumlah elemen perjuangan HAM di Sulawesi Selatan kembali akan menggelar Aksi Kamisan atau Aksi Payung Hitam.

Tempat : Depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Waktu : Kamis, 28 Desember 2017

Pukul : 15.00-17.00 Wita

Pada Aksi Kamisan keempat ini, kami menyatakan sikap :

1. Mengecam keras tindakan arogansi oknum Satpol PP Bone kepada Andi Takdir yang merupakan penyandang disabilitas daksa kinetik.

2. Meminta Polres Bone memproses para pelaku hingga berkas dan pelaku dilimpahkan ke Kejari Bone untuk diteruskan ke pengadilan setempat.

3. Meminta Bupati Bone untuk mengevaluasi Satpol PP Bone dan memberi sanksi tegas kepada para penganiaya Andi Takdir.

4. Mendesak Satpol PP Bone bertindak profesional dan mengedepankan langkah-langkah yang menghargai HAM dalam penegakan hukum.

5. Stop kekerasan dan diskriminasi terhadap para difabel di manapun.

6. Kami yang tergabung dalam Aksi Kamisan Makassar akan mengawal proses hukum kasus ini hingga para pelaku divonis di pengadilan dan korban mendapatkan keadilan.

Salam

Makassar, 28 Desember 2017 An Aksi Kamisan Makassar

Korlap Aksi : Humaerah Jaju

Penanggungjawab Aksi : Hajriana Ashadi

#AksiKamisanMakassar

#JoinForce

#RelawanKomite

#SaveDifabel

#MaribBersama

#BersatuBersamaMelawan

Catatan :

Pada aksi ini kami akan mengenakan PAYUNG HITAM yang merupakan maskot Aksi Kamisan.

Payung merupakan simbol perlindunganWarna hitam melambangkan keteguhan iman para pejuang HAM dan pencari keadilan dalam mendambakan kekuatan dan perlindungan Ilahi[]

Please follow and like us: