Dr. Andi Tenri Sompa, Calon KOMISIONER KPU-RI Berjanji Membangun Sistem PEMILU AKSES UNTUK SEMUA!

andi-tenri-sompa2

Dr. Andi Tenri Sompa saat bersama Pengurus PERDIK Sulsel, Ishak Salim.

Press Release PERDIK SULSEL, Makassar, 18 Januari 2017

Perhelatan pemilihan komisioner KPU dan BAWASLU RI masih berlangsung. Pada akhir Desember 2016 lalu, Tim Seleksi Calon telah mengumumkan hasil seleksi tahap kedua. Dari laporan tersebut, terdapat 58 dari 517 orang yang lolos tes tahap kedua. Dari jumlah tersebut sebanyak 36 orang calon anggota komisioner KPU dan 22 calon anggota Bawaslu.

Salah satu calon tersebut adalah Dr. Andi Tenri Sompa asal Kota Makassar yang berprofesi sebagai dosen Ilmu Politik di Fisip Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan. Menurut Direktur PERDIK SulSel, Abd Rahman, komitmen Ibu Andi Tenri Sompa untuk membuat praktik pemilu lebih akses dan inklusi patut diapresiasi. Dalam diskusi beberapa waktu lalu bersama Pengurus Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PERDIK Sulsel) di Makassar di akhir tahun 2016, ibu kelahiran Makassar 21 Mei 1976 ini meminta masukan terkait bagaimana membangun kekuatan politik difabel, bukan hanya pada saat pemilu berlangsung namun juga ruang-ruang partisipasi politik lainnya.

Dalam diskusi itu, PERDIK menyerahkan dua buku terkait pemilih difabel. Kedua buku itu masing-masing berjudul “Memahami Pemilihan Umum dan Gerakan Politik Kaum Difabel” dan “Difabel Merebut Bilik Suara”. Kedua buku ini merupakan pengalaman mendorong Pemilu dan Pilpres lebih akses bagi difabel oleh sejumlah elemen gerakan difabel di lima provinsi yang diorganisir oleh SIGAB Yogyakarta. Menurut Andi Tenri Sompa, buku ini menjadi penting mengingat ada dua hal mendasar jika mengaitkan antara pemilu dan pemilih difabel, yakni soal perspektif difabel terkait pemilu dan sejumlah langkah-langkah praktis menuju implementasi Pemilu yang inklusif yang mepertimbangkan karakteristik pemilih difabel.

“Kedua buku ini sangat berguna bagi praktisi Pemilu seperti anggota KPU atau Bawaslu. Itulah mengapa, salah satu yang ingin saya perjuangkan dalam Pemilu mendatang jika saya terpilih sebagai anggota KPU RI adalah mempraktikkan prinsip-prinsip Pemilu Akses, khususnya bagi pemilih difabel. Kemudian memastikan bahwa keseluruhan proses Pemilu atau Pemilihan Presiden, pemilih difabel memiliki kesempatan untuk berpartisipasi secara penuh. Mulai dari dasar sampai tingkat advance,” ujar Andi Tenri Sompa.

Abd Rahman, sebagai direktur PERDIK meyakinkan ibu Andi Tenri Sompa bahwa dirinya maupun organisasi PERDIK mendukungnya dan menaruh kepercayaan kepadanya untuk menjadi Komisioner KPU-RI. Ke depan, jika terpilih, Andi Tenri Sompa bersama-sama kami dari elemen penggerak ‘Gerakan Difabel’ baik di Sulawesi Selatan maupun di luar Sulawesi akan berjuang menegakkan Pemilu Akses bagi semua!

“Saya dan Perdik mendukung Ibu Andi Tenri Sompa sebagai komisioner KPU RI dan kami telah mengirimkan surat dukungan itu ke tim Seleksi Calon Anggota KPU,” tandas Rahman memastikan dukungannya[].

*silakan Kirim dukungan Anda ke tim seleksi balon komisioner KPU/Bawaslu RI via settimsel.2016@gmail.com

 

Please follow and like us: