Perdik Peringati Hari Disabilitas di Puncak Latimojong

pertemuan-dengan-wagub-sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) akan melakukan pendakian Gunung Latimojong, 28 November hingga 3 Desember mendatang. Pendakian tersebut sebagai ajang pembuktian bahwa difabel juga mampu beraktivitas seperti masyarakat lain.

Direktur Perdik, Abdul Rahman, mengatakan pendakian ini juga untuk menyosialisasikan tentang hak-hak difabel. Sebelum mendaki, Perdik, akan melakukan sosialisasi di desa terakhir, kaki Gunung Latimojong, Desa Sarangan, Kabupaten Enrekang.

Di desa ini, Perdik akan menyosialisasikan UU nomor 8 tahun 2016, serta perda aksesibilitas difabel tahun 2016 yang telah disahkan.

Jika sesuai rencana, pada 3 Desember nanti, mereka akan melakukan upacara di puncak Rantemario untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional.

“Ini sebenarnya juga membuktikan pada masyarakat bahwa kalau memiliki keluarga yang difabel bukan aib, tidak seharusnya malu, tapi bagaimana merangkul mereka untuk bersama-sama mengisi kehidupan sehari-hari,” ujar Rahman usai bertemu Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (4/11).

Rahman menambahkan, hingga saat ini masih banyak hak difabel yang belum diberikan, seperti hak memperoleh pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan, padahal itu diatur dalam UUD 1945.

Setiap tahun, lanjut Rahman, Indonesia juga harus mempertanggungjawabkan di depan PBB sampai sejauh mana realisasi pemenuhan hak bagi difabel.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengapresiasi kegiatan tersebut, apalagi mereka mengaku itu merupakan yang pertama di Indonesia.

“Ini sekaligus bisa mengenalkan potensi pariwisata di Sulsel, khususnya di Enrekang pada masyarakat Indonesia khususnya difabel,” ujarnya. (***)

sumber berita: http://rakyatsulsel.com/perdik-peringati-hari-disabilitas-di-puncak-latimojong.html (4 Nop 2016)

Please follow and like us: